Kehidupan

Padang – Kisaran Bersama ALS 371 SE

Sefri Doni / 06/02/2020

Ini adalah perjalanan pertama saya terjauh ke Utara Baik via Darat, Laut ataupun Udara. Saya memilih menggunakan bus ALS setelah membaca review dari beberapa PO bus yang melayani rute Padang – Sumatera Utara. Dari sekian banyak review yang saya baca ALS mendapatakan nilai tertinggi.

Sesaat Sebelum Keberangkatan dari Padang ke Kisaran

Bus ALS yang saya tumpangi menggunakan kode 371 SE berangkat dari Padang pukul 13an sesuai yang disampaikan sewaktu saya membeli tiket. Bus terisi penuh oleh penumpang. Setelah mulai berangkat dari Kota Padang bus yang saya tumpangi berhenti di loket ALS Bukittinggi untuk menaikan penumpang dan paket, setelah itu berhenti kembali di Gadut Bukittingi untuk makan malam dan Sholat Ashar.

Masuk waktu sholat maghrib bus sampai di Lubuk Sikaping dan berhenti untuk melaksanakan sholat. Setelah selesai sholat Bus kembali melaju dengan tambahan satu sopir. Setelah semua penumpang selesai sholat maka bus kembali melanjutkan perjalanan.

Pemberhentian berikutnya yaitu di Kotanopan kalau tidak salah tengah malam tapi jam persisnya saya lupa. Di Kotanopan bus berhenti cukup lama sehingga memungkinkan bagi penumpang untuk makan berat sebagai persiapan menjelang pagi. Saya memilih untuk membeli minum saja karena makan tadi sore masih menyisakan rasa kenyang.

Setelah semuanya selesai makan dan minum bus kembali melaju. Masuk waktu subuh bus telah sampai di Rantauprapat dan kami berhenti untuk melaksanakan sholat subuh. Suasanan sholat sebuh di Rantauprapat mirip sekali dengan dikampung saya.

Subuh di Salah Satu Masjid di Rantauprapat

Perjalanan berlanjut kearah utara dan haripun mulai siang. Sepanjang perjalanan saya melihat ada banyak perkebunan sawit pada kiri dan kanan jalan. Sesampai di Labuhan batu utara terjadi kemacetan panjang yang disebabkan adanya ruas jalan yang mengalami penyempitan sehingaa mobil harus bergantian melewatinya.

Awalnya diprediksi bus yang saya tumpangi akan sampai pukul 9-10 Pagi di Kisaran akan tetapi baru sampai jam 12an dikarenakan kemacetan. Hampir 24 jam saya didalam bus. Ini adalah perjalanan terjauh kedua saya menaiki bus dimana sebelumnya saya pernah naik bus dari Solo ke Padang.

Secara keseluruhan perjalanan pergi dari Padang ke Kisaran cukup menyenangkan meskipun ada beberapa hal yang harus saya sesuaikan. Penyesuaian tersebut salah satunya kemampuan untuk bisa tidur sambil duduk. Untuk Bus ALS sendiri menurut saya bernilai rata-rata meskipun berkelas super eksekutif. Nilai rata-rata tersebut disebabkan karna usia bus dan perawatan sehingga ada banyak bagian yang sudah dimakan usia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *